Bandar Lampung — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila) kembali mendorong kreativitas dan keterlibatan generasi muda dalam menjawab tantangan sektor pertanian melalui Visual Impact Competition 2026, sebuah kompetisi infografis berskala nasional. Rabu, (12/08/26).
Mengusung tema “Mengoptimalkan Inovasi dan Kolaborasi Strategi Menghadapi Tantangan Pertanian di Era Modern”, kompetisi ini menjadi ruang bagi mahasiswa maupun masyarakat umum dari seluruh Indonesia untuk menyampaikan gagasan, inovasi, serta strategi pengembangan pertanian nasional dalam bentuk karya visual yang kreatif dan edukatif.
Ajang tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kompetisi desain, tetapi juga mampu melahirkan gagasan-gagasan baru yang dapat memperkuat kesadaran publik terhadap pentingnya inovasi, kolaborasi, ketahanan pangan, serta keberlanjutan sektor pertanian.
Dalam pelaksanaannya, panitia menetapkan empat subtema utama yang dinilai memiliki relevansi kuat dengan tantangan pertanian saat ini.
Keempat subtema tersebut yakni Inovasi Teknologi untuk Pertanian Modern, Kolaborasi Membangun Ketahanan Pangan, Generasi Muda sebagai Agen Perubahan Pertanian, serta Pertanian Berkelanjutan untuk Masa Depan Indonesia.
Melalui empat fokus tersebut, peserta diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan perspektif dan solusi kreatif mengenai masa depan pertanian Indonesia.
Pendaftaran Dibuka Bertahap
Visual Impact Competition 2026 dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Pendaftaran Gelombang I berlangsung pada 10–29 Agustus 2026, sedangkan Gelombang II dibuka pada 30 Agustus hingga 7 September 2026.
Selanjutnya, peserta dapat mengirimkan karya pada 8–14 September 2026. Panitia kemudian akan mengumumkan lima besar finalis pada 21 September 2026.
Tahap puncak kompetisi berupa presentasi finalis sekaligus pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada 27 September 2026.
Panitia menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp50.000 per karya. Para pemenang Juara I, II, dan III akan memperoleh uang pembinaan, sertifikat penghargaan, serta cenderamata.
Tidak hanya itu, karya para pemenang juga akan mendapatkan ruang publikasi melalui kanal media sosial resmi BEM Fakultas Pertanian Unila pada 30 September 2026.
Dorong Karya Orisinal dan Edukatif
Untuk menjaga kualitas kompetisi, setiap karya yang dikirimkan wajib memenuhi sejumlah ketentuan teknis. Karya harus merupakan hasil orisinal dengan mengangkat tema pertanian modern, berukuran A3 dengan resolusi minimal 300 dpi, serta dilengkapi deskripsi naratif maksimal 150 kata.
Panitia juga menegaskan bahwa karya yang mengandung unsur plagiarisme, SARA, maupun ujaran kebencian tidak diperbolehkan.
Melalui kompetisi ini, BEM Fakultas Pertanian Unila berharap semakin banyak generasi muda yang berani menyampaikan gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan pertanian.
Keterlibatan generasi muda dinilai penting karena sektor pertanian Indonesia ke depan tidak hanya membutuhkan sumber daya manusia yang memahami bidang pertanian, tetapi juga generasi yang mampu mengintegrasikan teknologi, kreativitas, kolaborasi, dan inovasi untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.
Bagi masyarakat dan mahasiswa yang ingin berpartisipasi, informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui kanal resmi panitia atau dengan menghubungi narahubung Araffi Ratu Ananta di 0896-0610-7067 serta memantau akun Instagram resmi @bemfpunila.
Dengan hadirnya Visual Impact Competition 2026, BEM Fakultas Pertanian Unila ingin menjadikan kreativitas sebagai salah satu kekuatan generasi muda dalam membangun narasi baru tentang pertanian—bahwa masa depan pangan Indonesia membutuhkan inovasi, kolaborasi, dan keberanian untuk menghadirkan perubahan. (Ril).









