Rycko Buka Suara soal Deadlock Kepengurusan Golkar Bandar Lampung

0

BANDARLAMPUNG – Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung terpilih, Rycko Menoza, buka suara terkait belum rampungnya penyusunan kepengurusan hasil Musda XI Golkar Bandar Lampung.

Rycko menyebut kebuntuan dalam tim formatur terjadi akibat miskomunikasi terkait sejumlah posisi dalam struktur kepengurusan. Ia menegaskan persoalan tersebut akan diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah.

“Saya tidak ada persoalan dengan kepengurusan-kepengurusan yang kita ditunjuk dari DPD, tetapi memang ada sedikit miskomunikasi,” kata Rycko dalam konferensi pers di Kantor Golkar Bandar Lampung, Selasa (22/9/2026).

Rycko yang terpilih secara aklamasi sehari sebelumnya mengatakan, seluruh aspirasi anggota formatur dan pimpinan kecamatan perlu didengarkan dalam penyusunan kepengurusan.

Ia juga membuka kemungkinan berkonsultasi dengan DPD Partai Golkar Provinsi Lampung hingga DPP jika kebuntuan belum dapat diselesaikan.

“Kita ingin segera di-SK-kan, karena ukuran solid atau tidaknya, mulai dari komposisi kepengurusan, pasti dilihat khalayak ramai,” ujarnya.

Setelah kepengurusan terbentuk, Rycko menargetkan konsolidasi organisasi hingga 20 kecamatan. Ia juga memasang target peningkatan kursi Golkar di DPRD Bandar Lampung pada Pemilu 2029.

Saat ini Golkar memiliki enam kursi di DPRD Bandar Lampung. Rycko berharap jumlah tersebut dapat meningkat menjadi delapan kursi atau lebih.

“Syukur-syukur bisa bertambah delapan, atau bahkan melebihi dari itu,” katanya.

Sementara terkait kemungkinan maju kembali dalam Pilkada, Rycko memilih belum membicarakannya. Menurutnya, fokus saat ini adalah menyelesaikan kepengurusan dan memperkuat konsolidasi partai. (Red).

Facebook Comments
BACA JUGA:  Entry Briefing Danyonif 9 Marinir