Sekda Lampung Tengah Buka Gebyar Kreativitas Mamamia Competition 2026, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Anak dalam Pendidikan Usia Dini

0

Gunung Sugih – Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Welly Adiwantra, secara resmi membuka Gebyar Kreativitas Mamamia Competition Wilayah Tengah Kabupaten Lampung Tengah dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 dan Hari Ulang Tahun IGTKI-PGRI ke-76. Kegiatan yang mengusung tema “Kreasi Bersama Mama, Ceria Dalam Proses” tersebut digelar di Sesat Agung Nuwo Balak, Kompleks Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Sabtu (23/5/2026).
Acara berlangsung meriah dengan menampilkan kreativitas anak-anak taman kanak-kanak yang didampingi oleh orang tua, khususnya ibu, sebagai bentuk kolaborasi dalam proses belajar yang menyenangkan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Lampung Nisdaryati, Plt. Bunda PAUD Kabupaten Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, Ketua PP PAUD Dwi Evayati Welly Adiwantra, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Candra Puasati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah Nur Rohman, Ketua Pokja Bunda PAUD Wahyu Febriana, Kabid PAUD dan PNF Dwi Sanjaya, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Lampung Tengah Istuti, Ketua Himpaudi Novianita, para pengawas TK, Bunda PAUD kecamatan se-Wilayah Tengah Kabupaten Lampung Tengah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Lampung Tengah Istuti menjelaskan bahwa Gebyar Mamamia Competition merupakan salah satu program unggulan IGTKI-PGRI Kabupaten Lampung Tengah yang bekerja sama dengan PT Standarpent Pascola sebagai bentuk dukungan dunia usaha terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini.
Menurutnya, konsep “Mamamia” yang mempertemukan ibu dan anak dalam satu rangkaian lomba bertujuan membangun kedekatan emosional sekaligus menciptakan proses belajar yang menyenangkan.
“Kegiatan ini dilaksanakan secara Mamamia, yaitu ibu dan anak, yang bertujuan membangun kedekatan antara ibu dan anak dalam proses pembelajaran. Selain itu juga untuk meningkatkan kreativitas, kerja sama, kemandirian, dan keberanian anak-anak untuk berkarya,” ujar Istuti.
Ia menambahkan, peserta kegiatan merupakan anak-anak TK dari seluruh Kabupaten Lampung Tengah yang telah melalui tahapan seleksi di masing-masing lembaga pendidikan, kemudian berkompetisi di tingkat kecamatan sebelum melaju ke tingkat kabupaten yang dibagi ke dalam tiga wilayah, yakni Timur, Barat, dan Tengah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah Nur Rohman menegaskan bahwa Gebyar Mamamia Competition tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga media pembelajaran yang efektif untuk membentuk karakter anak sejak usia dini.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar percaya diri, berani tampil di depan umum, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan semangat berkolaborasi bersama orang tua.
Membuka kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Welly Adiwantra menyampaikan apresiasi kepada IGTKI-PGRI, para guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan yang dinilai mampu memperkuat peran keluarga dalam pendidikan anak usia dini.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus kita siapkan sejak dini. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya mengembangkan kreativitas dan keberanian mereka, tetapi juga mempererat hubungan antara orang tua dan anak dalam proses belajar yang menyenangkan,” ujar Welly.
Ia berharap Gebyar Mamamia Competition dapat terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan anak-anak Lampung Tengah yang kreatif, mandiri, percaya diri, serta memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.
Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional dan HUT IGTKI-PGRI ke-76 ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan dunia usaha demi mewujudkan generasi emas Indonesia.

Facebook Comments
BACA JUGA:  Sah, Nessy Kalvia Terima Surat Rekomendasi Partai Nasdem