BPBD Lampung Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Tidak Terdeteksi Erupsi pada Jumat Siang

0

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.

Berdasarkan hasil pemantauan pada Jumat, 11 September 2026, periode pukul 00.00 hingga 12.00 WIB, tidak tercatat adanya aktivitas gempa yang dikategorikan sebagai letusan atau erupsi.

Meski demikian, aktivitas kegempaan vulkanik masih terpantau sehingga pemantauan terhadap perkembangan kondisi gunung api tersebut tetap diperlukan.

Berdasarkan pengamatan kondisi atmosfer dari permukaan hingga ketinggian sekitar 20.000 kaki, angin bertiup ke arah barat hingga barat laut dengan kecepatan lemah hingga sedang.

Sementara itu, hasil pemantauan citra satelit Himawari-9 melalui terminal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tidak mendeteksi adanya sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau pada periode pengamatan tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bersama BPBD Provinsi Lampung dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait terus memperkuat koordinasi serta melakukan pemantauan secara berkala.

Langkah ini dilakukan untuk mengikuti perkembangan aktivitas vulkanik, mendukung penyampaian informasi kebencanaan, dan memastikan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi kemungkinan perubahan kondisi.

Pemerintah Provinsi Lampung mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari instansi berwenang.

Pemantauan secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung upaya mitigasi bencana dan membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Facebook Comments
BACA JUGA:  Arinal Djunaidi Apresiasikan M-Kreasi atas Launching Buku