Hotel Sheraton Lampung Adakan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

0

Skalapost (SK).
Ekonomi – Bulan Suci Ramadhan Bulan penuh berkah, Hotel Sheraton Lampung berbagi bersama anak yatim piatu dan buka puasa bersama pegawai dan warga sekitar lokasi hotel. Rabu, (14/04/21).

Hal tersebut digelar hotel Sheraton Lampung guna berbagi di bulan suci Ramadhan ini, Acara yang diisi dengan kultum dan siraman rohani bersama Ustadz Hi.Ahmad Rifa’i menjelang buka puasa.

Benedictus Jodie General Manager Sheraton Hotels & Resort dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih untuk para undangan yang sudah hadir.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, memakai masker dan menjaga jarak, acara ini berlangsung tertib.

“kami Berharap, di bulan ramadhan ini, dapat memberikan yang terbaik, oleh sebab itu hotel Sheraton Lampung, berbagi bersama anak yatim piatu dan warga terdekat hotel, mengingat tahun lalu, dikarenakan aturan pemerintah kita tidak dapat berbuka bersama, alhamdulillah, tahun ini kita dapat mengadakan buka puasa bersama dan santunan kepada anak yatim piatu,” Ujar Jodie.

Jodie mengatakan, selain buka bersama hotel Sheraton Lampung akan menggelar bakti sosial lain seperti, bagikan sembako dan pro murah berbuka puasa di hotel sheraton Lampung selama bulan ramadhan 1442 H.

“Selain buka bersama, dibulan ramadhan ini, kita juga akan berbagi sembako ,kepada masyarakat sekitar hotel, dan memberikan paket, murah untuk berbuka puasa di Hotel Sheraton Lampung,” jelas Jodie.

Sheraton Lampung hotel saat ini berbenah untuk dapat memberikan pelayanan terbaik walau ditengah pandemi covid-19.

“Kita ingin bangkit kembali dengan memberikan segala yang terbaik yang ada di Sheraton Lampung hotel,” tambah Jodie.

Sudah 31 tahun Sheraton Lampung hotel berdiri di Kota Bandarlampung, walau ditengah pandemi covid-19 dengan perjuangan yang panjang untuk tetap bertahan dan akhirnya sampai saat ini. (SEp)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Pertahankan Prestasi Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemprov Lampung Kembali Raih Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK