Bayi Umur Satu Tahun Di Duga Di “Covidkan”Oleh Pihak Rumah Sakit Di Medan

0

Skalapost(sk)

Deli serdang – Alika Nayla(1) telah meninggal dunia Sabtu,12 juni 2021, setelah dinyatakan anak tersebut telah di duga di Covid’kan Rumah Sakit Bina Kasih, yg sebelumnya anak dari pasangan Roni Fitriansyah(30) dan Yulianingsih(26), alamat Desa Bangun rejo dusun 6 kecamatan Tanjung Morawa, kab Deli Serdang Sumatera Utara, (15/06/2021)

Saat di konfirmasi awak media Roni Fitriansyah Awal mula anak kami pasangan suami istri tersebut, sakit Perut mengakibatkan Menceret dan demam, setelah di bawa ke rumah sakit medistra lubuk pakam, hasil dari pemeriksaan Rumah sakit medistra mengeluarkan Surat antigen bahwa hasilnya negatif, lalu di rujuk ke rumah sakit umum Bina Kasih jl.Jnd, Tb Simatupang No.148 Sunggal Medan dengan alasan Kamar Penuh.

Penanganan Rumah sakit umum Bina Kasih awalnya sangat baik menangani pasien yg bernama Alika Nayla(1), Pasangan dari suami istri, Roni Fitriansyah(30) dan Yulianingsih(26), untuk pemeriksaan dan memberikan infus pada jumat 11 juni 2021 sekira (pukul.10:15 wib), dan menandatangani sepucuk surat menangani anak tersebut.

Tak bertahan lama Alika Nayla(1), mengembuskan nafas terakhirnya 12 juni 2021 sekira (pukul.11:30 wib), Setelah di konfirmasi awak media, ke keluarga pasien mengungkapkan bahwa anak tersebut negatif covid.19
setelah mendapatkan surat hasil rapid sweb PCR dari rumah sakit umum Bina kasih Sunggal medan.

“Awal mula anak saya demam terus mencret, dan kami bawa ke bidan juga udah…, tp panasnya naik turun, dan sy pegang perutnya besar(gembong.red), kami bawa ke rumah sakit Medistra, terus di rujuk kerumah sakit bina kasih karna alasan rumah sakit medistra kamar penuh, di infus jumat’nya, besoknya anak sy meninggal, begitu mau dibawa pulang, kami dikasih surat meninggal dan surat hasil rekam medis yang berisi anak saya di mungkinkan kena covid, tp hasil surat PCR dari rumah sakit bina kasih belum keluar, setelah itu kami dapatkan hasil surat yg namanya Swab PCR pada hari senin, ternyata di hari anak sy meninggal, pada tanggal 12 juni 2021 hasil Sweb PCR nya yg menerangkan negatif covid sudah keluar, namun mengapa kami tidak di kasih tau, dan pihak rumah sakit tetap menangani sampai dengan penguburannya secara covid, “Ucap sang ibu dengan nada sedih hingga meneteskan air mata. (Id)

BACA JUGA:  Komunitas Sahabat Sumatra Bersatu (KSSB) Berikan Bantuan Kepada Warga Penderita Tumor

 

Facebook Comments