PGE Area Ulubelu, Raih PROPER Emas Ketiga Kali

0

Lampung – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) kembali menegaskan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui program inovatif yang melibatkan masyarakat lokal. Salah satu program unggulannya, ELOC BESTARI (Empowering Local Communities Based Environmental Stewardship Through Social Forestry), yang dijalankan di PGE Area Ulubelu, sukses meraih penghargaan PROPER Emas 2025 untuk ketiga kalinya.

Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE). Dalam kunjungannya ke PGE Area Ulubelu, Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE Gigih Udi Atmo menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

> “PGE telah membuktikan bahwa program CSR yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan dengan keberlanjutan operasional dan ketahanan energi nasional. Kami berharap kerja sama ini terus dipertahankan demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” ujar Gigih.

Konservasi & Pemberdayaan Masyarakat

Program ELOC BESTARI dirancang untuk meningkatkan produktivitas perkebunan kopi dan pertanian monokultur masyarakat sekitar sekaligus mencegah penggundulan hutan dan perburuan ilegal. Dalam implementasinya, program ini melibatkan empat kelompok masyarakat di Kecamatan Ulubelu:

1. KUPS Margo Rukun Bestari

Pelatihan perhutanan sosial

Produksi madu dari budidaya lebah

Restorasi hutan dan lahan kritis

Produksi pupuk organik Bestari

2. Kelompok Ulubelu Triumphant

3. Kelompok ERMi (Emergency Response Group Millennials)

4. Kelompok Usaha Bersama Ulubelu Lestari (Kuberseri)

Hasil dari program ini cukup signifikan. KUPS Margo Rukun Bestari, misalnya, telah merestorasi 3.000 hektare hutan dengan menanam lebih dari 300.000 pohon, yang setara dengan pengurangan emisi 30.000 ton CO₂. Sementara produksi pupuk organik Bestari mencapai 50 ton per tahun, menggunakan limbah perkebunan kopi dan peternakan sebagai bahan baku. Penggunaan pupuk ini mampu menghemat biaya pupuk hingga Rp3 juta per hektare dan mengurangi limbah pertanian.

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Terima Alat Pelindung Diri dari Pemerintah Pusat, Besok Dibagikan ke Seluruh Tim Medis Penanganan Virus Corona di Lampung

Komisaris Utama PGE, Sarman Simanjorang, mengapresiasi pencapaian ini dan peran aktif para pekerja serta masyarakat dalam pelestarian lingkungan.

> “Penghargaan PROPER Emas ini adalah bukti nyata keberhasilan PGE Area Ulubelu dalam mengelola dampak lingkungan dan sosial. Keberlanjutan program ini sangat penting bagi ekonomi lokal dan konservasi ekosistem,” ujar Sarman.

Kunjungan Ditjen EBTKE dan Pengembangan Proyek PGE

Kunjungan Ditjen EBTKE dan Komisaris Utama PGE ke Area Ulubelu merupakan bagian dari Management Walkthrough (MWT), yang bertujuan mengawasi proyek-proyek strategis PGE. Beberapa proyek yang tengah dikembangkan di Area Ulubelu meliputi:

Pilot Plant Green Hydrogen

Peningkatan Kapasitas Uap di Cluster M

Dalam rangkaian MWT, rombongan mengunjungi plant Unit 3 & 4 Ulubelu, melakukan penanaman pohon alpukat di area Green Hydrogen Plant, serta memberikan motivasi kepada kelompok mitra binaan dalam Pelatihan Peningkatan Usaha Berbasis Olahan Pangan.

Tentang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE)

Sebagai bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero), PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan total kapasitas terpasang 1.877 MW, yang berkontribusi sekitar 80% dari total kapasitas panas bumi di Indonesia. PGE juga berperan dalam dekarbonisasi nasional dengan potensi pengurangan emisi hingga 9,7 juta ton CO₂ per tahun, sejalan dengan target Net Zero Emission 2060.

PGE memiliki rekam jejak ESG yang kuat dengan 18 penghargaan PROPER Emas sejak 2011. Prestasi ini semakin menegaskan posisi PGE sebagai world-class green energy company yang berkomitmen terhadap pengelolaan energi berkelanjutan dan kepatuhan lingkungan.

Facebook Comments