Ustazd Muda,Milenial Dan Gemar Bersedekah,Merasa Haru Melihat Kedua Anak Yang Hebat Urus Ibunya yang Usia 88 Tahun

0

Skalapost(sk)

Deli Serdang-Tanjung Morawa, Inilah yang dilakukan Ustadz Muhammad Kurnia Sitorus, S.Pd.,Semata-mata hanya untuk mendapatkan ridho dari Allah swt, konon info yang diproleh awak media, Ustad M.Kurnia Sitorus ini gemar melakukan bantuan berupa sembako sejak 7 tahun terakhir. Beliau juga seorang pendiri Yayasan Pendidikan dan Sosial Hafizah Althafunnisa di Desa Dalu X B jalan pelita dusun V pasar IV kecamatan Tanjung Morawa.

Hari ini Ustadz Muhammad Kurnia Sitorus, S.Pd., memberikan bantuan berupa sembako kepada Nek Manisa(88) yang tinggal bersama kedua anak kembarnya yaitu Sutiono(60) dan Sutiadi(60) yang beralamat di perumahan yayasan Warakawuri jalan industri dusun II desa tanjung morawa b kecamatan tanjung morawa kabupaten deli serdang. Kamis (09/06/22).

Ustadz Muhammad Kurnia Sitorus melihat langsung keadaannya Nek Manisa sungguh sangat menyayat hati, pasalnya ustadz Muhammad Kurnia Sitorus, yang di panggil akrab dengan sebutan Ust Kurnia selalu memberikan bantuan berupa sembako kepada orang lain sebelumnya.

Sutiadi salah satu anak kembar dari Nek Manisa menceritakan keseharian Ibu dan dirinya serta saudara kembarnya Sutiono kepada ust Kurnia, bahwa Nek Manisa memiliki 3 orang anak laki-laki, yang pertama bernama Zulham(65), Sutiono(60) dan Sutiadi(60).

Zulham yang tinggal bersama istri dan anaknya, namun Sutiono dan Sutiadi yang di tinggal mati oleh istrinya, harus berjuang bersama-sama untuk mengurus ibu nya tersebut dan bergantian saat mereka bekerja bongkar muat, mereka berdua khawatir sebab ibu nya memiliki suka pergi(jalan-jalan) sendirian sedangkan Ibu nya sudah tua, pikun dan sudah tidak bisa bicara lagi.

Sebab di umur ibu nya yang ke 88 tahun tidak sanggup lagi mengerjakan apa yang dikerjakan selayaknya seorang ibu untuk anaknya, kini kedua anaknya yang tinggal bersama ibu nya tersebut, harus merawat ibu nya dalam keadaan kondisi yang sudah pikun dan tidak bisa bicara.

BACA JUGA:  Diduga Kades Pardamean Menjadi Korban Berita Hoax's

Kedua anaknya Sutiono dan Sutiadi kesehariannya bekerja sebagai buruh bongkar muat barang dipabrik yang ada disekitar rumahnya, yang hanya cuma menghasilkan Rp30.000,- dalam satu minggu karena orang yang ikut bongkar muat terlalu banyak jadi bergantian, seminggu cuma1 hingga 2 kali mendapatkan giliran bongkar muat, dan itu tidak mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari, sekalipun Gaji Pensiun Tentara dari suami nek Manisa 1 bulan Rp1.300.000,- juga tidak mencukupi kebetuhan keluarga nek Manisa.

Awak media bertanya kepada Sutiadi(60) terkait bantuan pemerintah, gimana pemerintahan desa yang lama, Sutiadi mangatakan “Alhamdulillah bantuan dari pemerintah desa dulu belum ada, adapun dari pak Jefri dulu pernah ngasi beras sama indomie hanya itu aja, namun bantuan-bantuan yang lain kami tidak pernah dapat,”ujarnya.

Lanjut masih kata Sutiadi “Kami berterimakasih kepada bapak yang sudah memperhatikan orang tua kami, semoga dengan ini bertambahlah rezeki bapak juga panjang umur, sekali lagi kami ucapkan terimakasih,”Ujarnya.

Ustadz Muda Milenial yang di sapa Ustadz Kurnia saat diwawancarai oleh awak media mengatakan “harapan saya kedepannya bagi masyarakat khusus nya di tanjung morawa ini, bagi bapak ibu di luar sana yang memiliki rezeki lebih memiliki harta lebih ya setidaknya kita perhatikan, karna ini tanggung jawab kita semua, khususnya bagi pemerintah desa tanjung morawa b, kecamatan, kabupaten, provinsi, yok.. sama sama kita bantu, ini adalah tanggung jawab kita semua, mudah mudahan amal yang kita buat hari ini, menjadi catatan yang terbaik kita, ketika kita menghadapi ujian yang diberikan Allah SWT,”Ungkapnya.(JS)

Facebook Comments