Ratusan Massa Aliansi Peduli Rumah Tahfizh Siti Hajar Geruduk Kantor Bupati

0

Skalapost(sk)

Deli Serdang-Ratusan umat islam yg tergabung dalam Aliansi Peduli Rumah Tahfizh Siti Hajar geruduk kantor Bupati Deli Serdang, Jum’at (07/09/22).

Tutut hadir dalam aksi Ust Alfan (ketua KUPAZ kumpulan pemuda akhir zaman) Labuhan Batu, Ust INDRA SUHERI (KETUA FUI – SUMUT), MPWT (Masyarakat Pembela Tanah wakaf) Sumut Ust Latif balatif,
Aspirasi Langkat (Ust. RAHUDDIN PURBA), SINGA-SINGA ALLAH SUMUT Ust. MUSLIM CHANIAGO,
Ibu2 Mujahidah Aspirasi Deli Serdang (IBU HJ. MAIMUNAH),
Ketua GNPF MUI Sumut (Ust Aidan),
AL Sofwa Deli Serdang (Ust. MUKHLIS)

Dalam aksinya, ratusan umat Islam tersebut menuntut hotel The Hill Sibolangit ditutup, karena telah melakukan tindakan semena-mena terhadap rumah Tahfizh Siti Hajar.

Sekelompok pekerja hotel The Hill mendemo sekaligus merusak serta diduga mengancam santri-santri rumah Tahfizh Siti Hajar dengan kata bunuh dan bakar, Tindakan dilakukan mereka tanpa alasan jelas. Ini tentu mencederai lembaga pendidikan Islam.

“Pemkab Deli Serdang mengklaim bahwa pihak The Hill dengan rumah Tahfizh Siti Hajar sepakat berdamai. Padahal, rumah tahfizh tersebut tidak pernah membuat pernyataan demikian. Ada apa ini,” kata Azanul.

Kordinator Aliansi Peduli Rumah Tahfid Siti Hajar, Ustdz.H.Azanul Sauty, menegaskan bahwa apa korelasinya Pemkab Deli Serdang memasang Badan untuk memperbaiki Fasilitas Rumah Tahfidz yang telah di rusak oleh segerombolan Oknum suruhan The Hill, ada kasus Pidana disana, yang menjadi pertanyaan kita adalah, dari mana Dana tersebut.

“apa perbaikan itu memakai uang Rakyat,” tanyanya heran,
Untuk itu akan kita kawal dan perjuangkan Kasus ini hingga tuntas, ” Tegas shauty.

“Kami tidak tahu apa alasan pihak The Hill mendemo bahkan dugaan ancaman bunuh-bunuh dan bakar. Tentunya membuat para santri penghafal Al-Qur’an trauma atas kejadian itu,” tegasnya.

BACA JUGA:  Polda Sumut Turunkan 1.175 Personil Amankan PSU 3 Kabupaten

“Kami tidak menerima perwakilan, tapi Bupati Deli Serdang harus hadir di sini. Jangan memancing kemarahan umat Islam,” tegasnya.

Dalam pantau awak media ini, saat ini massa masih terus melakukan aksinya sampai menunggu kedatangan Bupati Deli Serdang, sampai masa membubarkan diri bupati Deli Serdang tidak kunjung datang menemui masa.(JS)

Facebook Comments