Lampung Tengah – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menyerahkan secara langsung bantuan logistik kebencanaan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk Kecamatan Bekri dan Kecamatan Bandar Surabaya dalam rangka memperkuat lumbung sosial di Kabupaten Lampung Tengah. Penyaluran bantuan dipusatkan di Kampung Goras Jaya, Kecamatan Bekri, Sabtu (6/6/2026).
Bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, sekaligus memastikan ketersediaan logistik bagi masyarakat yang terdampak ketika terjadi kondisi darurat.
Hadir dalam kegiatan tersebut I Kadek Joko Supriyatin, S.A.P., M.M., Anggota DPRD Lampung Tengah, Kepala Dinas Sosial Lampung Tengah Ari Nugraha Mukti, S.STP., Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah Ricky Augusta, S.H., M.H., Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Lampung Tengah Dr. Cand Muhamad Arnez, S.E., M.Si., para camat, kepala kampung, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati I Komang Koheri menegaskan bahwa keberadaan lumbung sosial memiliki peran yang sangat penting sebagai pusat penyimpanan logistik kebencanaan yang dapat dimanfaatkan secara cepat saat terjadi bencana.
Menurutnya, kesiapan logistik merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung respons tanggap darurat, sehingga masyarakat yang terdampak dapat segera memperoleh bantuan kebutuhan dasar tanpa harus menunggu proses distribusi dari daerah lain.
“Lumbung sosial adalah bentuk kesiapsiagaan kita bersama. Dengan tersedianya logistik di wilayah yang berpotensi terdampak bencana, penanganan darurat dapat dilakukan lebih cepat sehingga beban masyarakat bisa segera diringankan,” ujar Komang Koheri.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat, relawan, hingga masyarakat, untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun budaya sadar bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Selain sebagai tempat penyimpanan bantuan, lumbung sosial diharapkan mampu menjadi pusat koordinasi penanganan awal ketika terjadi bencana, sehingga proses evakuasi, distribusi logistik, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan terorganisir.
Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, lanjutnya, akan terus berupaya meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, serta kerja sama dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak terkait.
Melalui penyaluran bantuan logistik dari Kementerian Sosial RI ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana semakin meningkat. Dengan dukungan lumbung sosial yang memadai, diharapkan pelayanan kepada masyarakat terdampak dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan mampu meminimalkan risiko maupun dampak yang ditimbulkan akibat bencana.









