Heart Of Hope Tamora Berikan Bantuan Kepada Keluarga Korban Pembacokan

0

Skalapost(sk)

Deli Serdang-Tanjung Morawa, Selasa tanggal 20 september 2022 Heart Of Hope Tamora (Hati Harapan Tanjung morawa) Berikan tali asih kepada keluarga Dewi Dahliana (50) korban pembacokan yang dilakukan oleh mantan suami Sumaryono (51) yang di duga ditolak ajakan rujuk, langsung mengamuk membacoki secara membabibuta dengan sebilah parang di jalan bandar labuhan tepatnya depan lap.peston dusun III Desa dagang kerawan kecamatan tanjung morawa kabupaten Deli Serdang Senin (19/09/22) sekira pukul 09.30 wib.

Mendengar berita kejadian tersebut Joni Suheryanto, Idris dan Safrizal yang tergabung di KITAB (Komunitas Tamora Berbagi) dan sudah tergabung di Yayasan Amal Dunia Heart Of Hope Tamora (Hati Harapan Tanjung Morawa) mengajukan donasi untuk membatu meringankan biaya operasi ibu Dewi Dahliana (korban pembacokan) Alhamdulillah direspon oleh sekjen Heart Of Hope Tamora Budi Kurniawan dan disetujui oleh Raja Amanta Barus Ketua sekaligus pendiri Heart Of Hope Tamora.

Turut hadir didalam pemberian tali asih di rumah sakit umum Deli Serdang Budi Kurniawan Dekjen Heart Of Hope Tamora yang didampingi Nofico, Zunaidi, Joni Suheryanto, Idris dan Syafrizal.

Didepan awak media dan dihadapan sekjend Heart Of Hope Tamora Budi Kurniawan bersama anggota menceritakan “pagi itu mertua saya Dewi Dahliana hendak pulang ke rumahnya di Gang Supoyono, Dusun I, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, usai belanja keperluan sehari-hari di sebuah pasar di Kota Tanjung Morawa. Saat itu, ia mengendarai sepeda motor Honda Vario warna putih”.

“Saat melintas di depan Lapangan Peston, Jalan Bandar Labuhan, Dusun III, tiba-tiba ia dihadang Sumartono, mantan suaminya yang mengendarai sepeda motor Honda Supra X”.

“Begitu berhenti, Sumartono langsung mengeluarkan sebilah parang dari dalam tasnya dan kemudian membabi buta membacoki mantan istrinya”.

BACA JUGA:  Bupati Deli Serdang Jamu Makan Siang Ketua Umum Partai Nasdem

“Korban yang kesakitan teriak minta tolong, tapi tak satu pun warga sekitar yang mau menolongnya. Bahkan ada warga yang merekam aksi sadis itu dan mempostingnya di media sosial hingga viral. Diduga, warga takut menjadi korban karena saat itu, Sumartono memegang sebilah parang panjang.

Puas membacoki istrinya, Sumartono langsung kabur. Sementara korban yang terluka parah di bagian wajah dan kepala masih bisa mengendarai sepeda motor menuju kantor Desa Bandar Labuhan guna meminta pertolongan.

Oleh pihak pemerintah Desa Bandar Labuhan, korban dibawa ke rumah sakit Mitra Sehat tak jauh dari lokasi kejadian menggunakan Betor. Dikarenakan luka yang dialami korban terutama di bagian wajah cukup parah, pihak rumah sakit Mitra Sehat merujuk korban ke RS Grand Medistra Lubuk Pakam, “jelas Doni menantu korban mengakhiri.

Doni menambahkan ucapan terimakasih kepada Sekjend Heart Of Hope Tamora Budi Kurniawan beserta anggota semoga yayasan Heart Of Hope Tamora semakin maju dan orang-orang yang tergabung didalamnya diberikan kesehatan, umur panjang dan banyak rezekinya.

Budi Kurniawan sekjend Heart Of Hope Tamora (Pelita Hati Harapan Tanjung Morawa) berucap “Saya selaku sekjend pelita hari harapan tanjung morawa bersama kawan-kawan menyampaikan amanah dari ketua Raja Amanta Barus hari ini datang untuk memberikan bantuan biaya operasi ibu Dewi Dahliana, semoga bantuan ini nantinya dapat bermanfaat dan kami doakan semoga ibu Dewi Dahliana segera pulih sehingga dapat beraktivitas kembali seperti semula dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga nya, “ujarnya.(JS)

Facebook Comments