Bambang Hermanto; OJK Pusat telah melakukan tindakan pengawasan dan mendorong manajemen untuk melakukan perbaikan solvabilitas dan likuiditas

0

Skalapost (SK).
Ekonomi – Terkait Permasalahan para pemegang Polis asuransi AJB Bumiputera 1912 di Provinsi Lampung. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung menegaskan hanya sebagai fasilitasi pengaduan konsumen para pemegang Polis asuransi AJB Bumiputera 1912 di Provinsi Lampung. sabtu, (23/01/21).

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung Bambang mengatakan bahwa, “kasus ini, telah beberapa kali AJBB Lampung yang sudah kami panggil terkait pengaduan ini. Penyelesaian klaim polis jatuh tempo sampai dengan saat ini masih menggunakan sistem antrian yang dilakukan di seluruh daerah, kata dia.

Bambang Hermanto, “OJK (Pusat) dalam hal ini telah melakukan tindakan pengawasan dan mendorong manajemen untuk melakukan perbaikan solvabilitas dan likuiditas sehingga permasalahan klaim jatuh tempo dapat segera ditangani, Untuk permasalahan AJB Bumiputera ini memang agak berbeda karena bentuk badan hukum maupun pertanggungjawaban sustainable usaha berbeda dengan bisnis asuransi yang hampir seluruhnya berbadan hukum PT.” jelas dia.

Lanjut Bambang, “Masyarakat masih menggunakan asuransi sebagai salah satu instrumen untuk mengantisipasi risiko tidak terduga di kemudian hari, baik risiko jiwa maupun risiko kerugian usaha/bisnis. Hal ini mencerminkan industri asuransi masih mendapat kepercayaan dari masyarakat, oleh karena itu, penyelesaian permasalahan perusahaan sangat tergantung dari pilihan skema penyelesaian yang diajukan oleh manajemen perusahaan dan didukung dengan komitmen yang kuat dan tegas dari seluruh pemangku kepentingan perusahaan, khususnya RUA sebagai perwakilan Anggota. Untuk sementara ini informasi yang kami dapat dari OJK pusat seperti itu,” tandasnya.

Diketahui pada, Selasa (7/7/2021) lalu, Bambang Hermanto secara resmi menjabat Kepala OJK Provinsi Lampung menggantikan Indra Krisna yang sebelumnya telah mengemban tugas sebagai Kepala OJK Provinsi Lampung selama 2 tahun 10 bulan. Sertijab tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso yang dilakukan secara daring dari Jakarta. (ys).

Facebook Comments
BACA JUGA:  Gelar Festival PLN Peduli, Dorong Pengembangan UMKM Tangguh dan Berdaya Saing