Warga protes atas di bangunnya gudang milik PT Djarum tbk di Batang Kuis

0

Skalapost(SK)

Deliserdang-Polemik pembangunan Gudang Milik PT.Djarum Tbk diJl.Sultan Serdang – Kualanamu Dusun 1 Desa Sena Kecamatan Batang Kuis , kabupeten Deli Serdang , menghasilkan Mediasi diantara pihak perusahaan dengan warga , di Kantor Desa Sena Kec.Batang Kuis.Jumat,05 Maret 2021

Dimana diketahui oleh awak media , puluhan warga dusun 1 berduyun duyun mendatangi lokasi pembangunan Gudang PT Djarum untuk berunjuk rasa terkait pembangunan yang membuat resah warga sekitar , akibat pembangunan selama 24 jam tersebut , mengakibatkan sebagian rumah mengalami keretakan dan dampak polusi dari timbunan dipembangunan.

Mengetahui warga mendatangi lokasi pembangunan , tindakan antisipasi pihak kepolisian dari Mapolsek Batang Kuis , Dipimpin langsung Kapolsek Batang Kuis AKP Simon Pasaribu didampingi Kanit Intel Bt.Kuis , melakukan pendekatan secara persuasif agar tidak berunjuk Rasa dan mengedepankan Musyawarah dengan perusahaan .

Dalam Pertemuan mediasi yang difasilitasi pihak pemdes Sena dan kepolisian , salah satu perwakilan warga mengukapkan kekesalannya kepada perwakilan perusahaan.

Kami sangat keberatan dengan pembngunan Gudang ini , yang tidak memikirkan keadaan warga sekitar , bagaimana bisa kami tidur nyenyak jika alat Stamper ( pemadat tanah ) bekerja 24 jam pak , akibatnya rumah kami retak pak , belum lagi debu berhamaburan kerumah kami , kesal Safi’i

Tolong , diperhatikan kami warga sekitari sini, kami tidak melarang namun libatkan warga sini untuk bekerja , sudah berbulan bulan namun warga kami tidak diperhatikan , jadi apa perhatian perusahaan kepada kami, ujar Syafi’i lagi.

Setelah mendengar keluhan warga , Abdi Harahap yang mengaku Humas dari Perusahaan , menjelaskan kepada warga bahwa setelah masuk tahap pembangunan fisik , kami akan pekerjakan masyarakat , Garansi dan tanggung jawab dari saya .

Jadi intinya , Jika ada masyarakat komplain silahkan hubungi Ipan (Kadus dusun I) Desa Sena, nanti kami yang akan mediasikan ke pihak perusahaan jika ada yang akan diinginkan masyarakat, ungkapnya

BACA JUGA:  AMPI Tanjung Morawa Turut Serta Dalam Kegiatan Perayaan HUT RI Ke-77

Terkait masalah rumah yang retak Abdi Harahap menyerahkan penjelasan teknis nya kepada Manager PT.Sekawan selaku Pelaksana kerja.

Pemadatan tanah timbun melalui Stamper dilokasi sebenarnya sudah sesuai dengan standard , untuk dampak terjadi nya kerusakan itu minim , namun jika ada keluhan rumah warga yg retak nanti kita akan cek kebenarannya dilokasi , apakah emang diakibatkan dari kami , jelas pihak PT.Sekawan. .

Dikesempatan yang sama dalam forum musyawarah tersebut , pihak pemerintah mengkritik perusahan yang tidak menjalankan SOP Karantina bagi pendatang di masa Pademi saat ini , dimana diketahui sebagian besar pekerja berasal dari luar dan pihak perusahaan tidak melaporkan jumlah tenaga kerja dalam pembangunan itu.

Sangat disayangkan pihak perusahaan sudah beraktivitas sekian bulan , sampai saat ini belum pernah meminta izin bahkan menyerahkan laporan jumlah tenaga kerja yang berasal dari luar Jawa. ungkap Dipa mewakili pemdes Sena.

Dalam kondisi yang saat ini , masih Pademi Covid-19 seharusnya pihak perusahaan faham aturan yg jelas . Wajib melaporkan warga dari luar daerah , jadi tolong koordinasinya dari perusahaan, jangan membuat cemas warga kami akibat kita tidak tau kondisi pekerja dari luar daerah ini , hardik Dipa dalam forum itu.

Diakhir mediasi Kapolsek Batang Kuis , AKP Simon Pasaribu mengatakan , Disini kehadiran kita mediasikan keluhan warga kepada perusahaan , pada intinya kami mendukung pembangunan ini , apalagi dengan kehadiran perusahaan ini dapat menambah pendapatan Daerah . terang Kapolsek .

Namun dari pertemuan ini , harapan kami pihak perusahaan dapat memperhatikan keluhan warga , dan ini bukan pertemuan final , kalau ada masyarakat yang ingin disampaikan kepada perusahaan bisa melaluhi desa atau Kadus yang akan nanti disampikan kepada perusahaan. tutup Simon.(Js)

Facebook Comments