Pemprov Lampung Perkuat SDM melalui Program Satu Desa Satu Sarjana STEM dan Satu Desa Satu Hafiz Qur’an

0

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui program pendidikan yang menyasar masyarakat desa.

Upaya tersebut diwujudkan melalui dua program strategis, yakni Satu Desa Satu Sarjana STEM dan Satu Desa Satu Hafiz Qur’an. Kedua program ini diarahkan untuk memperluas kesempatan generasi muda desa dalam memperoleh pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan.

Melalui pendekatan tersebut, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia sebagai bagian penting dalam mendukung kemajuan Lampung secara berkelanjutan.

Program Satu Desa Satu Sarjana STEM dirancang untuk membuka peluang bagi putra-putri desa menempuh pendidikan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), yang meliputi sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Penguatan kompetensi di bidang tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menjawab tantangan pembangunan, termasuk dalam pengembangan potensi ekonomi lokal, pertanian, teknologi, dan inovasi di pedesaan.

Kehadiran sarjana dari desa juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan potensi daerahnya. Dengan bekal pendidikan dan keterampilan yang relevan, generasi muda berpeluang berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas serta penciptaan solusi bagi berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.

Di sisi lain, Program Satu Desa Satu Hafiz Qur’an memberikan perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan Al-Qur’an. Program ini diarahkan untuk mendorong lahirnya generasi yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an serta menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kedua program tersebut membawa pendekatan yang saling melengkapi, yakni penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembinaan nilai-nilai spiritual. Dengan demikian, pembangunan SDM diharapkan tidak hanya menghasilkan generasi yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter dan memiliki kepedulian sosial.

BACA JUGA:  Brigif 4 Mar/BS Laksanakan Upacara Gashuku Ujian Sabuk Hitam (Dan) Lemkari 

Langkah ini melanjutkan kebijakan Pemprov Lampung di bidang pendidikan, termasuk penghapusan beban uang komite sekolah pada 2025 sebagaimana disebutkan dalam kebijakan pemerintah daerah. Upaya tersebut menjadi bagian dari dorongan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Meski demikian, pelaksanaan program pendidikan berskala desa memerlukan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kabupaten/kota, satuan pendidikan, perguruan tinggi, lembaga keagamaan, hingga masyarakat.

Ketersediaan pembiayaan, mekanisme seleksi peserta, pemerataan kesempatan, pendampingan selama pendidikan, serta keberlanjutan program menjadi sejumlah aspek penting untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Melalui penguatan pendidikan dan pengembangan keterampilan generasi muda, Pemprov Lampung mendorong agar pembangunan desa tidak hanya bertumpu pada potensi sumber daya alam, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia.

Program Satu Desa Satu Sarjana STEM dan Satu Desa Satu Hafiz Qur’an diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan pendidikan, meningkatkan kapasitas generasi muda, dan mendukung pembangunan masyarakat desa di Provinsi Lampung.

Facebook Comments