Gunung Sugih – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah memfasilitasi audiensi sekaligus penyampaian aspirasi dari organisasi GARUDA (Gempitan Rakyat Untuk Indonesia) terkait tuntutan kepada pihak jasa pengiriman JNT Kecamatan Terbanggi Besar. Audiensi yang berlangsung di Kantor Bupati Lampung Tengah, Selasa (26/5/2026), berjalan tertib, aman, dan kondusif.
Mewakili Bupati Lampung Tengah, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Drs. Eko Dian Susanto, M.I.P., menerima langsung perwakilan massa aksi dan memimpin jalannya dialog sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka ruang komunikasi antara masyarakat dengan pihak terkait.
Hadir dalam audiensi tersebut Zulfikar Irwan, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, perwakilan JNT Provinsi Lampung, manajemen JNT Yukum Jaya Kecamatan Terbanggi Besar, Ketua Organisasi GARUDA, serta unsur instansi terkait lainnya.
Dalam penyampaian aspirasinya, perwakilan GARUDA meminta agar pihak JNT Kecamatan Terbanggi Besar memberikan perhatian serius terhadap tuntutan yang telah disampaikan. Mereka berharap setiap persoalan dapat diselesaikan secara terbuka, profesional, dan mengedepankan komunikasi yang baik sehingga menghasilkan solusi yang dapat diterima oleh semua pihak.
Menanggapi hal tersebut, Asisten Administrasi Umum Eko Dian Susanto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sebagaimana dijamin dalam peraturan perundang-undangan. Ia juga mengapresiasi seluruh peserta aksi yang menyampaikan pendapat secara tertib dan damai.
Menurutnya, pemerintah daerah hadir sebagai fasilitator untuk membangun komunikasi yang konstruktif antara masyarakat dan pihak perusahaan, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah tanpa mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berharap seluruh pihak dapat mengedepankan dialog, saling menghormati, dan mencari solusi terbaik melalui komunikasi yang baik. Setiap aspirasi masyarakat akan kami tampung dan menjadi bahan untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait,” ujarnya.
Sementara itu, pihak manajemen JNT menyatakan akan menerima seluruh masukan yang disampaikan dalam audiensi dan berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai persoalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Audiensi tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam menjaga kondusivitas daerah, membuka ruang dialog antara masyarakat dan dunia usaha, serta mendorong penyelesaian setiap persoalan secara damai, transparan, dan berkeadilan demi terciptanya hubungan yang harmonis antara semua pihak.









