Orang Tua Murid tidak terima diberitakan dari media Youtube terkait pungli

0

Skalapost(sk)

Deli Serdang- Beredarnya berita tentang Pungutan Liar (Pungli) terkait pengutipan dana partisipasi untuk guru yang pensiun di SD Negeri 101896 Kiri Hulu Desa Dagang Kerawan Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang, mendapat bantahan dari seorang wali murid.

“Saya merasa keberatan atas pemberitaan yang diterbitkan oleh oknum yang menayangkan berita melalui media You Tube tentang adanya pengutipan dana partisipasi cendramta untuk guru pensiun. Soalnya dalam video tersebut ada saya, padahal saat itu tanggal 16 Maret sekitar pukul 08.35 sedang menunggu anak saya mengambil lembar soal ujian,” ucap Agustina seorang wali murid kepada wartawan, Rabu (17/03/2021).

Lebih lanjut, Agustina menceritakan, pada saat menunggu anaknya disekolah ada oknum yang tidak di kenalnya datang menjumpai dan memberi pertanyaan seperti memaksa.

“Banyak sekali pertanyaan bapak-bapak itu, pusing saya dibuatnya seakan akan saya dipaksa untuk menjawab pertanyaan mereka, karena kesal saya jawab iya iya saja pertanyaannya, supaya mereka cepat pergi,” katanya.

Dengan beredarnya video tersebut, Agustina yang berdomisili di lingkungan Lima Kelurahan Pekan Tanjung Morawa Gang Musholah, merasa malu dan sangat bersalah kepada pihak sekolah SD Negeri 101896 tempat anaknya belajar. Sebab dalam video tersebut terdapat ucapan yang tidak di sengajanya.

“Saya mohon maaf kepada Ibu Kepala Sekolah Sumini Spd, atas ucapan saya dalam video tersebut. Masalah pengutipan partisipasi bagi guru yang pensiun sudah dirapatkan oleh para wali murid dan diketahui oleh pihak komite sekolah serta setujui oleh wali murid yang hadir pada saat itu. Saya sangat tidak senang dengan pemberitaan yang dibuat oleh oknum tersebut, tanpa seizin saya mereka rekam dan videokan saya lalu memviralkannya, saya minta mereka untuk minta maaf kesaya serta menghapus video tersebut, jika tidak saya akan membawa masalah ini kejalur hukum,” jelasnya seraya sambil memegang surat pernyataan yang dibuatnya.

BACA JUGA:  Serius Dukung Penyetaraan Gender, Deliserdang Ikuti Verifikasi Lapangan Penghargaan APE 2020

Dilain sisi, Kepala Sekolah SDN 101896 Sumini Spd mengatakan, masalah partisipasi guru pensiun sudah di serahkan kepada pihak panitia.

“Saya hanya mengetahui saja dan kegiatan ini dilakukan sudah sejak sebelum saya menjadi kepala sekolah disini dengan kata lain hal ini sudah menjadi tradisi dari dulu dulu nya. Namun, masalah patungan untuk pemberian cendramata bagi guru pensiun bukanlah wajib ataupun sesuatu paksaan bagi murid, melainkan kemauan dan keikhlasan saja,” pungkasnya.(JS)

Facebook Comments