LAMPUNG SELATAN – Kartarina, 56 tahun, bergelar adat Pangeran Bandar Suttan, menyatakan tekadnya untuk maju sebagai calon Kepala Desa Muara Putih, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Berbekal kepedulian terhadap masyarakat dan keinginan mendorong kemajuan desa, ia berharap dapat mengambil peran dalam membangun Muara Putih yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.
Sebagai sosok yang dikenal di lingkungan Desa Muara Putih, Kartarina membawa harapan agar pembangunan desa dapat berjalan lebih baik dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Baginya, kemajuan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik, kesejahteraan warga, serta keterlibatan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan.
Kartarina berpandangan bahwa desa yang maju harus dibangun melalui semangat kebersamaan, tata kelola pemerintahan yang baik, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, aspirasi warga perlu menjadi perhatian utama dalam merumuskan kebijakan dan menentukan prioritas pembangunan desa.
Menurutnya, kepala desa bukan sekadar pemimpin administratif, melainkan pelayan masyarakat yang harus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi akhlak, serta menjaga kehormatan dan martabat warga.
Komitmen tersebut menjadi landasan bagi Kartarina dalam mendorong terwujudnya pemerintahan desa yang lebih dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap aspirasi, dan berorientasi pada kepentingan bersama.
Melalui semangat “Bersama Kita Membangun Muara Putih yang Lebih Baik,” Kartarina berharap dapat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa.
Baginya, kemajuan Muara Putih membutuhkan kerja sama antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga. Dengan kebersamaan, potensi desa diharapkan dapat dikembangkan secara optimal untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tekad Kartarina untuk maju sebagai calon kepala desa menjadi bagian dari harapannya agar Desa Muara Putih terus berkembang, memiliki pelayanan publik yang semakin baik, serta mampu menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh warganya.
Pada akhirnya, pembangunan desa bukan semata-mata tentang siapa yang memimpin, melainkan bagaimana kepemimpinan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Muara Putih yang lebih maju membutuhkan kepemimpinan yang amanah, kebersamaan, dan komitmen untuk bekerja demi kepentingan warga.
(*)









