LAMPUNG — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung menggelar rapat pleno diperluas sebagai bagian dari persiapan Konferensi Provinsi (Konferprov) yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Desember 2026.
Rapat yang dihadiri seluruh pengurus PWI Lampung dan para ketua PWI kabupaten/kota se-Lampung tersebut berlangsung di Lantai III Gedung Balai Wartawan H. Solfian Achmad, Jumat (16/10/2026).
Ketua PWI Lampung, H. Wirahadikusumah, mengatakan rapat tersebut merupakan pleno terakhir dalam kepengurusan PWI Lampung periode 2021–2026. Karena kedudukannya satu tingkat di bawah konferensi, rapat pleno ini menjadi forum penting untuk membahas agenda strategis organisasi menjelang pergantian kepengurusan.
Sejumlah agenda dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari sosialisasi Empat Pilar, Kick Off Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027, Konferensi Kerja PWI Lampung, hingga Konferprov.
Sosialisasi Empat Pilar dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026 dengan menghadirkan Almuzzammil Yusuf dan diikuti 150 pengurus. Selanjutnya, pada 29 November 2026, PWI Lampung akan menggelar Kick Off HPN dan Porwanas 2027 yang dirangkai dengan PWI Half Marathon.
Sehari kemudian, 30 November 2026, akan dilaksanakan Konferensi Kerja PWI Lampung yang juga dijadwalkan menghadirkan sosialisasi Empat Pilar oleh Ahmad Muzani. Rangkaian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Konferprov PWI Lampung pada 1 Desember 2026.
Wirahadikusumah menjelaskan, kepanitiaan Konferprov, baik Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC), telah terbentuk. Tim Penerima Pendaftaran (TPP) bakal calon Ketua PWI Lampung dan Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Lampung juga telah dibentuk dan mulai menjalankan tugasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kick Off, PWI Run, dan Sosialisasi Empat Pilar, Segan P. Simanjuntak, melaporkan bahwa persiapan PWI Half Marathon terus berjalan. Hingga rapat pleno digelar, sekitar 300 peserta telah mendaftar pada kategori 20 kilometer. Jumlah tersebut belum termasuk peserta kategori 5 kilometer dan 10 kilometer.
“Waktu persiapan masih sekitar satu bulan. Target kita 5.000 peserta,” ujar Segan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua SC Konferprov PWI Lampung, Adi Kurniawan, menyampaikan bahwa tahapan persiapan konferensi telah berjalan. Panitia sedang menyusun naskah tata tertib pleno serta merumuskan persyaratan bakal calon yang akan diumumkan oleh TPP.
“Pekan depan akan kita bahas bersama pengurus PWI Lampung,” kata Adi.
Ketua OC Konferensi Kerja dan Konferprov PWI Lampung, Andi S. Panjaitan, meminta seluruh ketua bidang segera menyusun agenda yang akan dibahas dalam Konferensi Kerja. Menurutnya, kesiapan materi dari setiap bidang penting agar konferensi berjalan efektif dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi organisasi.
Ia menambahkan, OC terus berkoordinasi dengan PWI Pusat untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Konferprov PWI Lampung.
Adapun Ketua TPP, Lummansyah, menyampaikan bahwa pendaftaran bakal calon Ketua PWI Lampung dan DKP PWI Lampung dibuka pada 19–26 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, bakal calon Ketua PWI Lampung harus memenuhi persyaratan dukungan minimal 53 suara sebagai salah satu syarat pencalonan.
“Untuk syarat dukungan minimal 53 sebagai syarat mencalonkan diri,” jelasnya.
Di sisi lain, Penasehat PWI Lampung, Supriyadi Alfian, mengingatkan bahwa rangkaian agenda organisasi ke depan membutuhkan komitmen dan keterlibatan seluruh pengurus. Menurutnya, mulai dari Konferensi Kerja dan Konferprov hingga persiapan HPN dan Porwanas 2027, seluruh kegiatan merupakan tanggung jawab bersama.
“Saya melihat semangatnya luar biasa. Tapi masih saja terpantau ada pengurus yang terlihat kurang rasa memiliki terhadap organisasi,” tuturnya.
Supriyadi berharap seluruh pengurus meningkatkan rasa memiliki, tanggung jawab, dan solidaritas agar agenda organisasi dapat terlaksana dengan baik.
Dengan dimulainya tahapan pendaftaran bakal calon dan pematangan agenda konferensi, PWI Lampung kini memasuki fase penting menuju pergantian kepengurusan periode berikutnya. Selain menyiapkan kepemimpinan baru, organisasi juga menghadapi tanggung jawab besar dalam menyukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung. (***)









