Skalapost(sk)
Tanjung Morawa, Selasa 6 September 2022 jalan Sutan serdang desa buntu bedimbar kec Tanjung Morawa kab Deli Serdang Sumatera Utara sekira pukul 07.00 wib
Siapa sangka awal mula kreatif beberapa orang wartawan yang suka buat berita duduk sambil ngopi bareng dari pengalaman dilapangan muncul ide buat komunitas yang keberadaannya bisa bermanfaat buat orang banyak dan melibatkan banyak orang
Suhendra salah seseorang Pencetus dari mewakili beberapa orang penggagas komunitas yang diberi nama KITAB ( komunitas Islam Tamora berbagi ) mengatakan saat ngumpul di sekretariat di komplek perumahan Tamora city rumah Ibu Diah sempat mengatakan ini harus lebih serius dan serius lagi karena keberadaan nya sangat berdampak positif ditengah masyarakat kita, apa lagi saat ini negri kita Masyarakatnya lagi konsentrasi menghadapi ekonomi yang kondisinya kurang baik
Idris selaku koordinator lapangan yang semangat nya luar biasa tanpa lelah dan tak jarang ia sering mengabaikan kepentingan pribadinya hanya untuk melayani masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan ia lakukan dari mulai mengajak untuk donasi dari Handphone yang dimiliki nya, dan berapa hari kemudian mengumpulkan, setelah terkumpul lalu dibelanjakan kemudian sampai menyalurkan nya kepada yang sangat layak menerima bantuan tersebut
Alhamdulillah dari kegiatan iseng – iseng inilah setiap sepekan sekali terus di jalankan dibagikan dalam bentuk paket ( @beras, gula pasir, minyak goreng, teh celup, mie instan, dan lain sebagainya )bisa mencapai 4, 5 bah kan bisa lebih ditambah masing – masing paket ada uang sakunya jumlah nya lumayan bisa untuk nambahi belanja dapur
Ibu Diah sosok ibu rumah tangga yang dermawan rela tempat kediaman nya dijadikan sekretariat selalu lapang datang menerima kehadiran para pencinta kebaikan yang dalam hal ini gemar berbagi mengatakan saya senang bisa bersama saudara kita yang peka terhadap lingkungan sekitar, ini harus kita tingkatkan minimal bertahan dan Istiqomah jangan pernah lelah untuk berbagi
Syafrizal angkat bicara salut lihat team leadernya KITAB konsisten dalam hal pelayanan selalu respon cepat menanggapi bila ada saudaranya yang butuh bantuan, perhitungan kasar dalam sepekan bisa terkumpul rata – rata 4 paket bila di uangkan berkisaran Rp 500.000,- saja saat ini keberadaan KITAB satun tahun bila di totalkan uang bisa mencapai Rp 30 JT bahkan bisa lebih, sistem yang dilakukan uang yang terkumpul dibelanjakan dan di bagikan terus habis tanpa sisa, yang unik di komunitas ini pelaksana lapangan tidak pernah ngambil 1 rupiah pun untuk biaya transportasi atau administrasi semua habis di bagikan, sasaran yang dituju untuk dibagi selalu anak yatim/ piatu, dhuafa dan lansia gak mampu, tak jarang juga sesekali sifat urgensi mendadak dan sangat membutuhkan dana yang di kumpul selama sepekan diarahkan pada sifat nya urgensi
Zulfazli tokoh muda bertalenta sangat memotivasi setiap keberadaan nya dimanapun selalu ada di garis terdepan dalam hal berbuat kebaikan mengajak para donatur agar senantiasa aktif dan respon positif kita ramekan komunitas Islam Tamora berbagi ( KITAB ) ini sebab keberadaan bisa merotasi 25 desa + 1 kelurahan di kecamatan Tanjung Morawa dalam satu tahun keberadaannya sudah lima kali rotasi, suatu capaian prestasi luar biasa ini harus kita dukung dan besarkan agar keberadaan nya bukan cuma di tanjung Morawa saja, ini harus kita kita kembang besarkan sampai kabupaten, provinsi kalau harus sifatnya nasional kenapa tidak, walau tidak bisa kita pungkiri akibat ketajaman informasi yang disampaikan oleh media sosial tak jarang saudara kita dari Singapura, Malaysia, Jakarta, Kalimantan, Sulawesi, Depok, Batam, ada juga yang ikut berpartisipasi ikut berbagi atas rezeki yang mereka miliki
Penutup kata dari Zulfazli selaku tokoh muda aktif memotivasi dalam hal kebaikan mengajak kita untuk sama ikut di komunitas Islam Tamora berbagi ( KITAB ), berharap banyaknya kita yang mau peduli dan bergabung di KITAB maka akan banyak saudara kita terbantu kebutuhan nya ( Syaf )









