Pemprov Lampung Perluas Inisiatif Karbon, Bidik Peluang Investasi dan Manfaat Ekonomi bagi Masyarakat

0

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mulai memperluas arah kebijakan Tim Koordinasi Inisiatif Karbon, dari yang semula berfokus pada karbon hutan menjadi pengembangan ekosistem karbon yang mencakup sektor daratan dan pesisir.

Langkah ini diarahkan untuk membuka peluang investasi melalui perdagangan karbon sekaligus mendorong manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat Lampung.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung menegaskan bahwa Tim Koordinasi Inisiatif Karbon harus menjalankan tugas secara nyata dan terukur. Keberadaan tim tersebut, menurutnya, tidak boleh hanya sebatas pembentukan melalui surat keputusan gubernur atau dokumen administratif.

“Esensinya adalah bagaimana tim yang dibentuk ini bukan sekadar SK Gubernur, bukan sebuah dokumen, tapi benar-benar tim ini bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing,” kata Sekda dalam rapat Tim Koordinasi Inisiatif Karbon Provinsi Lampung.

Pembahasan penguatan tim dan penyusunan peta jalan (roadmap) karbon tersebut dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan Tim Inisiatif Karbon.

Dalam rapat itu, dibahas pula langkah percepatan pelaksanaan program agar inisiatif karbon dapat segera memasuki tahap implementasi. Salah satu kesepakatan yang dihasilkan adalah mendorong pelaksanaan program mulai tahun 2026, lebih cepat dari rancangan awal yang menjadwalkannya pada 2027.

Perluasan cakupan inisiatif karbon ke sektor daratan dan pesisir diharapkan dapat mengoptimalkan potensi lingkungan Lampung sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas sektor. Dengan perencanaan yang terarah dan pembagian tugas yang jelas, program ini diharapkan mampu menghubungkan upaya pelestarian lingkungan dengan peluang pembiayaan dan investasi berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong agar setiap pihak yang terlibat menjalankan peran sesuai tanggung jawabnya, sehingga penyusunan roadmap tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi berlanjut menjadi program kerja yang dapat dilaksanakan dan dievaluasi.

BACA JUGA:  Arinal Djunaidi Apresiasikan M-Kreasi atas Launching Buku

Melalui penguatan koordinasi dan percepatan implementasi tersebut, inisiatif karbon diharapkan menjadi salah satu peluang bagi Lampung untuk mengembangkan ekonomi berkelanjutan, menjaga ekosistem daratan dan pesisir, serta memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Facebook Comments