Amalsyah Tarmizi Soroti Kepengurusan Baru KONI Lampung, Desak Evaluasi Demi Marwah Organisasi

0

Lampung – Kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung di bawah komando Taufik Hidayat menuai sorotan tajam. Kritikan disampaikan oleh Brigjen TNI (Purn) Amalsyah Tarmizi, Ketua Harian KONI Lampung periode sebelumnya, yang menilai terjadi kejanggalan dalam penyusunan struktur organisasi.

Menurut Amalsyah, kepengurusan baru diduga mengabaikan ketentuan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI, khususnya dalam hal komposisi Dewan Kehormatan.

“Pasal 16 dan Pasal 24 AD/ART KONI secara tegas menyebutkan bahwa Dewan Kehormatan terdiri dari para mantan Ketua Umum KONI Provinsi. Namun, dalam struktur saat ini hanya tercantum satu nama, yakni Prof. Yusuf Barusman. Nama-nama penting seperti Pak Sjachroedin ZP, Ridho Ficardo, bahkan Pak Arinal Djunaidi yang baru saja purna tugas, tidak dimasukkan,” jelas Amalsyah, Jumat (11/7/2025).

Ia menekankan, pengabaian terhadap aturan dasar organisasi berpotensi menurunkan legitimasi dan kredibilitas KONI Lampung di mata publik dan insan olahraga.

Meski dirinya turut masuk sebagai anggota Dewan Kehormatan, Amalsyah mengaku lebih menyoroti esensi dari amanah tersebut. “Berdasarkan Pasal 22 AD/ART, Dewan Kehormatan berisi tokoh olahraga yang telah berjasa luar biasa dalam pembinaan olahraga. Nama seperti Bapak Imron Rosadi lebih pantas masuk dalam kategori ini. Sementara itu, untuk para mantan Ketua Umum, keanggotaannya di Dewan Kehormatan bersifat seumur hidup,” tambahnya.

Amalsyah menilai kehadiran para mantan Ketua Umum dalam struktur organisasi bukan sekadar simbolik, tetapi merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan, nilai historis, dan arah pembinaan olahraga daerah.

Ia pun berharap kepengurusan baru KONI Lampung dapat segera melakukan evaluasi dan koreksi terhadap struktur yang telah ditetapkan, agar sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola organisasi yang baik.

BACA JUGA:  Brigif 4 Mar/BS Gelar Nobar Film Mengenang Pertempuran Laut Arafuru

“Saya sampaikan ini bukan karena kepentingan pribadi, melainkan bentuk kecintaan saya terhadap KONI dan demi kemajuan olahraga Lampung ke depan,” pungkas Amalsyah.
(Redaksi).

Facebook Comments