Bandar Lampung – RSUD Dr. H. Abdul Moeloek terus memperkuat komitmennya sebagai rumah sakit rujukan tertinggi (Tipe A) di Provinsi Lampung dengan menghadirkan layanan pemasangan Catheter Double Lumen (CDL) bagi pasien hemodialisa secara cepat dan presisi.
Layanan hemodialisa di rumah sakit ini telah mengantongi izin resmi berbasis risiko dengan Nomor 13102201165170003, sekaligus menjadi bukti kesiapan dalam memberikan pelayanan medis yang profesional dan berstandar tinggi. Kehadiran layanan CDL menjadi solusi penting, khususnya bagi pasien gagal ginjal kronik yang membutuhkan tindakan cuci darah secara segera.
Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, menjelaskan bahwa pemasangan CDL merupakan tindakan medis krusial untuk menjamin kelancaran proses hemodialisa, terutama bagi pasien yang belum memiliki akses vaskular permanen seperti fistula.
“Pemasangan CDL menjadi solusi cepat dan efektif, baik dalam kondisi darurat maupun bagi pasien baru hemodialisa, sehingga terapi dapat segera dilakukan tanpa hambatan,” ujarnya.
CDL merupakan kateter khusus dengan dua saluran terpisah yang digunakan sebagai akses pembuluh darah sementara. Satu saluran berfungsi untuk mengalirkan darah keluar menuju mesin dialisis, sementara saluran lainnya mengembalikan darah yang telah dibersihkan ke dalam tubuh pasien. Penggunaan alat ini bersifat single use atau sekali pakai guna mencegah risiko infeksi dan kontaminasi silang.
Tindakan pemasangan CDL dilakukan oleh tenaga medis profesional, salah satunya dokter spesialis kardiovaskular dr. Muhammad Danasha Utomo. Prosedur dilakukan dengan standar keselamatan tinggi, didukung teknologi modern, serta pendekatan pelayanan yang berorientasi pada pasien (patient-centered care).
Pihak manajemen menegaskan bahwa dalam kondisi kritis, waktu menjadi faktor penentu keselamatan pasien. Oleh karena itu, layanan CDL dirancang responsif agar pasien dapat segera menjalani hemodialisa tanpa harus menunggu akses permanen.
“Kecepatan dan ketepatan adalah kunci. Dengan layanan pemasangan CDL yang responsif, pasien dapat langsung memperoleh terapi yang dibutuhkan untuk menjaga fungsi tubuhnya,” ungkap perwakilan manajemen.
Selain tindakan medis, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek juga memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga terkait perawatan akses hemodialisa guna meminimalisir risiko komplikasi. Hal ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan dan berkualitas.
Seiring meningkatnya kasus penyakit ginjal kronik, kebutuhan terhadap layanan hemodialisa semakin tinggi. Menjawab tantangan tersebut, rumah sakit ini terus memperkuat kapasitas layanan dengan menyediakan 40 tempat tidur, termasuk dua tempat tidur cadangan, serta layanan tiga shift—pagi, siang, dan malam—yang mampu melayani hingga sekitar 120 pasien per hari.
Layanan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, baik pasien umum, pengguna asuransi swasta, maupun peserta BPJS Kesehatan.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek semakin menegaskan posisinya sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung, menghadirkan harapan baru, mempercepat penanganan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Direktur dr. Imam Ghozali menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan mutu layanan sesuai dengan slogan, “Bekerja dengan Hati, Melayani dengan Cinta, Bergerak Bersama, Berkembang Bersama.” ungkapnya. (Red).
RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Hadirkan Layanan CDL Hemodialisa Cepat dan Presisi untuk Selamatkan Pasien
Facebook Comments









